Nugget Tuna (Kukus)

Kesel karena salmon buat Daanish terpaksa dibuang karena kurang segar, saya jadi harus buru-buru eksekusi tuna yang udah stand by di kulkas. Tuna, lele, dan salmon adalah 3 ikan yang Daanish cocok; lolos tes tanpa indikasi intoleransi makanan. Cuma, si salmon yang terbuang itu, sudah dua hari diturunkan dari freezer ke chiller. Saya sih yang salah, karena gak buru-buru mengolahnya. Bau dan rasa sebenarnya belum berubah. Tapi, sekali makan saja sudah membuat leher, dada, punggung, dan kening Daanish dipenuhi bintik kemerahan. Walah, pertanda ada yang kurang beres. Dugaan saya sih kontaminasi bakteri selama du hari itu. Kan, makanan mentah beku yang dicairkan sangat rentan kontaminasi. Dan bayi, dengan segala keterbatasan imunitasnya pasti akan langsung merespon negatif kontaminsi ini, seberapa pun kecil kadarnya.

image

Okeh, ini dia resep dengan daging merah ikan tuna yang tampaknya lezat itu.

Bahan:
100 gr fillet tuna
1/3 bagian oyong, buang bagian tajam, potong, kukus
1/3 bagian wortel, kupas, potong, kukus
2 sdm havermut
1 sdm tepung sagu aren
1 sdm tepung terigu
1 siung bawang merah
1siung bawang putih
Sedikit lada putih bubuk

Cara:
– hancurkan tuna, oyong, wortel, dan bawang dengan blender
– masukkan havermut, sagu, dan terigu, lalu tambahkan lada. aduk hingga rata.
– tuang dalam loyang, kukus dengan api sedang selama 20 menit.
– jika ingin digoreng, potong-potong nugget setelah dingin, celup ke dalam telur, gulingkan di atas terigu, celup kembali ke telur, lalu gulingkan di atas tepung roti. goreng hingga kecoklatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s