[Cemilan] Puding Roti dari Hotel Bread Bantat :D

hotel bread bantat

hotel bread/soft bread yang kurang softπŸ˜€

Hula!

Saya mau cerita dulu, ya. Awalnya kan setelah sukses bikin hotel bread (soft bread) resepnya Mba Melia itu, saya jadi sok PD pengen eksperimen. Karena punya temen yang bayinya baru 8 bulan, saya mau bikinin si Qila, nama anak temen saya itu, hotel yang super soft n yummy itu. Hasil konsultasi dengan si empunya resep, gula bisa diganti dengan jus buah. Garam sih saya inisiatif sendiri aja buat diskip. Bikinnya setengah resep, karena cuma percobaan, takut gagal. Nah, si susu cair yang seharusnya 100 gr, saya buat jadi 50 gr susu dan 50 gr pisang yang saya blender bersama. Ummm, wangi pisang loh adonannya.

Sayangnya, selama diulen, memang terlihat kalau adonannya gak kayak biasa. Sempat terlalu padat, saya tambahkan sedikit susu. Eh, malah jadi basah. Tambah lagi terigu, deh. Diulen pun gak kalis-kalis. Malah adonannya cenderung melar gitu. Kalo ditarik kayak permen karet. Hihihihihi. Fermentasi pun gak saya tambahin waktunya. Walhasil, breadnya jadi mirip sponge cake. Berlubang, lembut, tapiiii.. tetep aja bukan roti! Meskipun pas udah dikunyah2 kok jadi mirip whole-wheat bread yang tanpa rasa untuk diet itu yak? Untungnya rasa pisang n kismisnya tertinggal, jadi masih enak.

20130531-150224.jpg

aku sukaaa pudingnya, bubun!

Tiga hari gak abis-abis, mungkin karena rotinya gak manis sama sekali. Jadinya gak pada suka di rumah. Semalem, kok ya ndilalah baca resep puding roti di FB-nya temen di jepang dulu. Liat resep super gampang, plus emang ada si roti nganggur, jadi pengen bikin. Kebetulan lagi, kelapa parut muda (bukan kelapa muda/dugan yang buat es yah) sisa bikin klepon pun masih ada. Si kelapa parut muda ini awet n masih harum, soalnya kan dikukus sama pandan. Daaannn, kebetulan lainnya adalah, stok kismis juga masih ada, sisa bikin hotel bread sebelumnya. Gimana gak eksekusi tuh, semua “kebetulan” terjadi dalam satu waktu yang sama. Hiyahahahaha.

Akhirnya, dimulailah proses cemplang-cemplung itu. Sempet ga yakin karena bahan-bahan yang dipakai kan “sisa-sisa perjuangan”. Hihihihi. Setelah jadi, didinginkan. Taraaaa… separuh loyang langsung ludes disikat bertiga.πŸ˜€ Daanish yang udah beberapa hari males makan nasi dan cuma mau makan buah sedikit-sedikit, malah super semangat makan pudingnya. Sampe badannya maju-maju disorongkan ke saya kalo terlambat dulangin sementara mulutnya udah kosong. Hiyaaaa… Begini ini yang bikin saya selalu meleleh-meleleh kalo abis bikin sesuatu. Huhuhuhu. I love you full, anakku!

puding roti

aw awww… si pudding manisπŸ˜‰

20130531-150545.jpg

di-zoom, ahhh…πŸ˜€

***

Resep Puding Roti

4 lembar roti tawar
2 butir telur, kocok lepas
300 ml susu cair putih
1/2 cup gula
1 sendok makan margarin
1 sendok makan butter, cairkan
1 bungkus vanilla
Sedikit bubuk kayu manis

Pelengkap:
Kismis dan kelapa muda

Cara membuat:

1. Potong roti tawar menjadi beberapa bagian,sesuai selera. Tuangkan susu dan aduk hingga semua bagian roti terendam susu.
2. Tuang telur yang sudah dikocok, aduk hingga rata tambahkan vanili dan sedikit bubuk kayu manis. Tuang pelengkap yaitu kismis dan kelapa muda, aduk kembali.
3. Masukkan gula dan mentega serta butter yang sebelumnya telah dicairkan. Aduk kembali.
4. Siapkan loyang untuk roti atau pinggan anti panas dan olesi dengan butter. Panggang hingga matang.
5.Dinginkan begitu panasnya hilang masukan kulkas biarkan dingin.

Sumber:Β Pici Ummu Afif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s