Setelah Lulus S3 ASI, Perlukah Susu Tambahan? (1)

Eh, saya gak anti susu selain ASI. Cumaaa, ada beberapa hal yang perlu diluruskan sedikit tentang paradigma kita selama ini yang menganggap susu adalah asupan penting, super penting, bahkan maha penting! Saking pentingnya, susu (dalam hal ini susu sapi), kerap kali dianggap sebagai asupan super yang kudu harus wajib dikonsumsi baik oleh bayi, anak, orang dewasa, sampai manula!

Hmmm… saya cuma bosan dengan posisi masyarakat kita, yang saking konsumtifnya, mudah diperalat oleh berbagai strategi marketing aneka produk. Susu salah satunya. Selama 6,5 tahun tinggal di Jepang, saya jarang sekali melihat susu bubuk. Yang paling banyak itu susu cair pasteurisasi. Itupun tidak mendominasi rak, masih kalah sama aneka varian jus kotakan. Dan, tidak ada klasifikasi aneka susu sedemikian banyak macam di tanah air. Sufor untuk bayi setahun, 2 tahun, 3 tahun, susu untuk ibu hamil, ibu menyusui, susu untuk remaja, susu untuk orang tua. Bah! Gila, ini namanya gila! Masyarakat kita dicuci otak oleh iklan dengan model unyu-unyu dan jargon yang lebay. Ah, sudahlah, panjang nanti urusannya kalau mau bahas ginian.

Intinya, saya gak anti susu sapi. Sesekali saya juga minum. Dan pastinya juga tetep pake susu untuk bikin kue. Cuma, susu itu bukan asupan wajib buat keluarga saya. Bahkan asupan yang harus dibatasi. Lain kali, akan saya copy-kan 3 tulisan yang di-share di FBnya pak Wied Harry Apriadji tentang fakta susu yang sama sekali bukan superfood ini.

Kali ini, ijinkan saya berbagi sedikit. Buat ibu-ibu yang pusing nantinya mau kasih susu apa setelah anaknya lulus ASI 2 tahun. Inilah daftar makanan dan kandungan kalsiumnya, yang bisa bikin kita cerdik-cerdas menyiasati menu keluarga, agar dengan minim susu pun, kebutuhan kalsium keluarga tetap terpenuhi.

***

Ini kadar kalsium dalam beberapa bahan pangan:
1 cup of milk 300 mg
6 oz of yogurt 350 mg
1 oz hard cheese (cheddar) 240 mg
2 slices processed cheese 265 mg
1/4 cup cottage cheese 120 mg
1/2 cup soft serve frozen yogurt 100 mg
1/2 cup ice cream 85 mg
1/2 cup tofu 258 mg
1/2 cup pinto beans or chick peas 40 mg
1/4 cup almonds 95 mg
1 Tbsp almond butter 43 mg
1 Tbsp sesame seeds 90 mg
1/4 cup Brazil nuts or hazelnuts 55 mg
8 medium sardines (canned) 370 mg
3 oz salmon 180 mg
1/2 cup oysters (canned) 60 mg
1/2 cup shrimp (canned) 40 mg
1/2 cup bok choy 75 mg
1 cup broccoli 178 mg
1 cup celery 54 mg
1 cup cooked green beans 58 mg
1 cup cooked butternut squash 84 mg
1 cup cooked sweet potato 70 mg
1 medium naval orange 56 mg
2/3 cup raisins 53 mg
1 cup calcium-fortified orange juice 300 mg
1 cup enriched soy milk 300 mg
1 cup enriched rice milk 300 mg
1/2 kg kangkung 300 mg

Bahan pangan lain yang kaya akan kalsium: kacang-kacangan dan tempe (kaya kalsium+zat besi)

Kebutuhan kalsium balita umumnya berkisar 500mg/hr

(Sumber: Mom Vanessa – milis asiforbaby tgl 5 Feb 2013)

Kebutuhan kalsium berdasarkan usia:
• Balita 1-2 tahun membutuhkan 500 mg/hari
• anak 4-8 tahun membutuhkan 800 mg/hari
• usia 9-18 tahun membutuhkan 1300 mg/hari

(Sumber: Mom Aksari Dewi – milis asiforbaby tgl 9 Feb 2013)

5 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s