[DiaryIbubun] [CeritASI] Berkat Ini dan Itu, Pabrik ASI Surplus!

Berkat apa hayooo… Berkat kasih sayang Rabb di atas sana, tentu. Berkat dukungan dan motivasi orang-orang terkasih, pasti. Eh, yang lain? Berkat apa yaaa…

Pertama, berkat kehamilan jarak dekat yang saya alami. Saya baru stop perah ketika usia kandungan masuk tujuh bulan. Daanish baru stop menyusu langsung ketika usia kandungan 9 bulan 1 minggu. Jadi, stimulasi produksi ASI bisa dikatakan belum benar-benar berhenti, sehingga ketika Azzam lahir, tidaklah sesulit ketika menggenjot produksi dari nol seperti masa Rakanya dulu.

Kedua, yang saya banggakan, tentu saja prosesi IMD. Selain kepuasan, ketenangan, kesejahteraan dan kebahagiaan bagi saya dan bayi, yang pastinya juga memicu oksitosin; IMD memungkinkan terjadinya lejitan stimulasi produksi ASI sebagai lanjutan faktor pertama di atas. So, you got both, self satisfaction and breastmilk production. Bukankah menyenangkan, mem-boost produksi ASI tanpa harus susah payah atau terbebani; tapi justru dengan melakukan hal yang menyenangkan. Tidak ada paksaan, tidak ada tekanan. Enak di Ibu, enak di bayi. Oleh karena itu, saya pribadi amat sangat menyarankan IMD, seideal mungkin, selama mungkin, sebisa yang mampu kita upayakan dan negosiasikan. Serius, gak bakal nyesel! *eaaa, jiwa tukang jualannya muncul :D*

Ketiga, jam terbang. Teori “Practice Makes Perfect” itu benar-benar ‘benar’ loh. Hehehe. Harus diakui, pengalaman dengan Daanish dulu banyak membuat saya belajar. Saya pelajari ulang segala tentang ASI, sekaligus perbaikan tentang hal-hal yang dulu luput dari pembelajaran. Saya meng-upgrade ilmu dengan tetap mengikuti berbagai seminar dan diskusi meskipun sudah ada Daanish dan meskipun belum tau hamil anak ke dua. Saya memutuskan mulai sedikit demi sedikit berbagi lewat blog dan socmed tentang sedikit yang saya tahu seputar ASI, agar saya tidak lupa ilmunya, agar saya tersentil dengan banyaknya pertanyaan yang tidak sanggup saya jawab, agar saya belajar dan belajar lagi. Dan meskipun belum bisa menjadi Konselor Laktasi, saya mendaftar menjadi anggota AIMI. Semata, agar saya makin dalam ‘tercemplung’ di dunia per-ASI-an dan terus menerus jatuh cinta dengannya.

Nah, berkat yang di atas-atas itulah, saya mulai memetik hasil positifnya. monggo yang mau coba NWP atau IMD yah. InsyaAllah hasilnya gak mengecewakan. Asalkan Ibu dan Ayah juga membekali diri dengan aneka ilmu kanuragan di dunia persilatan, eh, per-ASI-an. Jangan capek, ah, apalagi nyerah. Masa kita untuk bisa berdedikasi penuh dari A sampai Z untuk si kecil itu pendek lho. Tau-tau dia nanti sudah besar, tau-tau mulai lebih enjoy sama teman-temannya, tau-tau kuliah di luar kota/negeri, tau-tau udah mau nikah. Ahhh, tau-tau kita yang menyesal kehilangan momen emas bersama anak-anak kita.😦

Saya mau cerita sedikit yah. Hari Jumat jam 3 sore Azzam lahir, hari Sabtunya PD mulai terasa penuh, hari Minggu sudah bengkak dan meriang. Hari Senin pagi pertama kalinya marmet 50-60ml sudah di tangan, sisanya ‘stuck’ di PD yang bengkak dan sakit, gak bisa keluar lagi. Perah rutin memang belum terjalani maksimal. Saya ternyata masih perlu waktu beradaptasi dengan dua bayi di rumah. Daanish yang menyusu hanya 2-3 kali sehari, adalah penolong ketika PD bengkak dan terasa sakit sementara saya tak berdaya untuk perah.

20130911-121154.jpg

Sejauh ini, baru 6 botol ASIP berisi masing-masing 100ml yang berhasil dikumpulkan. Sementara, pencapaian terbaik adalah perah ketika Azzam berumur tepat 2 minggu, dengan 180ml dalam satu sessi perah. Alhamdulillah, semoga baik Daanish maupun Azzam bisa mengentaskan pencapaiannya hingga menjadi para Doktor ASI. Semangat! *mengepalkan tangan ke arah langit :D*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s