[Testimonial] Unimom Mezzo VS Medela Harmony

pompa

Pernah beberapa kali saya ditanya soal rekomendasi breastpump. Kali ini saya sempatkan tulis perbandingan dua pompa manual yang udah saya coba. Thanks to Santy, sahabat lama yang juga ibu pejuang ASI, yang melungsurkan pompa manual Medela Harmonynya ke saya secara cuma-cuma. Tadinya saya mau beli baru, tapi khawatir gak cocok, saya sounding di status FB jika ada teman-teman yang mau menjual pompa bekas layak pakainya. Sebelumnya, saya sudah mencoba dua pompa, Unimom Mezzo manual dan Little Giant Mosella elektrik. Kapan-kapan in shaa Allah saya tulis juga testimonial yang elektrik, meskipun sampai saat ini saya belum punya pembanding sesama BP elektrik.

Biar bisa komparasi apple to apple, saya bandingkan si Mezzo dan si Harmony dulu lah ya. Semoga informasi ini bisa sedikit membantu para Ibu dan Ayah ASI yang lagi bingung pilih pompa.

1. Mezzo dari Unimom

image

Kelebihan:

  • Harganya terjangkau (dulu saya beli 200-210 ribu, sekarang sekitar 285 ribu)
  • Spare part banyak, harga terjangkau
  • Partisi yang disteril sedikit dan mudah dilepas-pasang, sehingga irit waktu dan tenaga untuk membersihkannya (cuma ada 3 bagian yang harus disteril, terdiri dari corong sekaligus badan pompa, silikon corong, dan katup/valve. kalau tutup corong dan tuas pompa sih gak perlu disteril yah)
  • Hisapannya cenderung tidak menyakitkan, cocok untuk ibu yang baru mulai belajar perah dengan BP
  • Corong yang bersentuhan dengan PD dilapisi dengan silikon massager, yang memberi efek pijat untuk mempermudah LDR
  • Corong berukuran besar (bukan diameternya, ya, tapi tingginya), sehingga lebih banyak area PD yang masuk, sehingga makin mudah pengeluaran ASI
  • Badan pompa yang transparan membuat ibu mudah melihat kuantitas ASI yang keluar (buat saya ini penting! melihat ASI deras bisa bikin aktifitas pompa jadi makin menyenangkan! hehehe :D)
  • Diameter badan pompa yang bersambung dengan botol berukuran standar, sehingga botol bisa diganti dengan merk apa saja, termasuk berbagai merk botol dot
  • Posisi katup yang agak tinggi dari leher botol penampung, memungkinkan kita untuk perah ASI hingga batas maksimal leher botol (misal, saya pakai botol penampung 150 ml, tapi saya bisa menggunakannya hingga 180 ml)
  • Memiliki penutup corong untuk melindungi corong dari masuknya kotoran saat melakukan jeda pumping. penutup ini juga bisa berfungsi sebagai dudukan botol agar botol tak mudah terguling

Kekurangan:

  • Katup/valve mudah robek, yang bisa mengurangi kinerja pompa (pompa menjadi lemah hisapannya)
  • Corong yang dilapisi dengan silikon sering membuat ASIP terjebak di antara kedua lapisannya, sehingga ASIP bocor dan merembes ke luar
  • Bagi ibu yang sudah terbiasa dengan ritual pompa dengan BP merk lain, Unimom akan terasa longgar dan kurang menghisap
  • Untuk membawanya butuh ruang lebih besar, karena corong dan badan pompa menyatu
  • Tuas tidak ergonomis (tidak bisa berputar 360 derajat)

2. Harmony dari Medela

image

Kelebihan:

  • Tuas sangat ergonomis, cocok untuk ibu sibuk atau ibu yang harus perah sambil menyusui (dan ini hal yang paling saya suka dari Harmony)
  • Dibandingkan Unimom, ruang yang dibutuhkan untuk membawanya lebih kecil. Karena corong dan badan pompa bisa dilepas. (Saya menggunakan wadah kedap udara yang setengah kali lebih kecil untuk membawa Harmony ke kantor, ketimbang Unimom)
  • Corong tunggal tanpa lapisan membuat ASI yang keluar tidak akan merembes/bocor
  • Di versi lama dalam paket terdapat 2 corong, yang silikon dan yang plastik. Corong silikon sangat nyaman dan memberi efek pijat untuk memudahkan LDR
  • Hisapan lebih kuat dari Unimom, tapi juga tidak terlalu menyakitkan. Cocok untuk Ibu yang ingin hisapan kuat saat pumping
  • Spare part banyak, karena merupakan salah satu merk pompa terkenal dan banyak penggunanya
  • Pompa tampak terlihat lebih kokoh dengan bahan plastik yang lebih tahan lama dari Unimom
  • Memiliki dudukan botol agar pompa tidak mudah terguling saat diletakkan

Kekurangan:

  • Harganya cukup tinggi (dulu jaman saya beli Unimom, harganya 450 ribu, sekarang sudah 575 ribu)
  • Harga spare part cukup mahal
  • Partisi lebih banyak dan lebih sulit dibongkar-pasang (Ada 4 bagian yang harus disteril: corong, badan pompa, katup plastik, dan pelapis katup silikon. pelapis katup ini kecil dan sangat tipis, riskan hilang. penjual biasanya merekomendasikan untuk tidak membukanya dari katup plastiknya saat membersihkan, meskipun di buku manual merekomendasikan sebaliknya
  • Sementara, silikon di bagian tuas tidak direkomendasikan untuk disteril, meskipun karena tekanan udara, sangat mungkin bagian ujung menonjol menyentuh ASI. Solusinya: dicuci bersih dan disiram air hangat)
  • Di versi yang baru, cuma terdapat corong plastik (corong silikon dijual terpisah). Corong ini kaku dan tidak memiliki efek pijat seperti corong silikon
  • Tidak memiliki penutup corong untuk melindungi corong dari kotoran saat mengganti botol (kalau botol sebelumnya sudah penuh ASIP) atau saat jeda lainnya saat perah

Itu yang saya rasakan ya, selama memakai Unimom dan Harmony. Mungkin lain ibu akan lain pula testimonialnya. Tapi buat saya, secara fungsi dan kenyamanan, kedua pompa ini 11-12 lah. Dua-duanya sama baiknya. Saran saya, kalau memang budgetnya mepet, gak perlu beli Harmony yang mahal, Unimom udah lebih dari cukup. Tapi kalo punya dana lebih, gak rugi punya Harmony. Tuas ergonomisnya itu sangat membantu saat harus pumping sambil menyusui. Kalau saya sih hobby menyusui sambil pumping. Selain karena gampang LDR, juga efisiensi waktu. Saya jadi gak harus punya waktu khusus untuk pumping, terutama selama saya di rumah. Kalau di kantor sih emang harus punya waktu-waktu khusus untuk perah, ya. Juga, kalau sudah terbiasa perah dengan BP lainnya, mungkin Unimom akan terasa kurang kuat hisapannya, dan Harmony bisa jadi solusinya. Semoga membantu sedikit yah tulisan ini. Apapun pilihannya, tetep semangat ASI selalu! ^^

6 Comments

  1. dari tulisan ini aq akhirx ambil dua2x. Puas banget walopun hasilx jauh dari target. Ikut review.. Klo unimom lumayan cethok cethok trus g bisa nuntas,jd plg enak dipake doble pumping trus mantan pdx unimom di kuras ma med harmony yang jauh lebih hening..

  2. wah informatif sekalii.. terima kasih mba^^
    saya lagi hamil 6 bulan, kebetulan mau persiapan beli yang manual dulu dan bingung diantara kedua bp ini. Sepertinya pilihan jatuh ke unimom mezzo hihihi insya Allah kalo nanti asi deras (amin) mau upgrade ke forte^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s